Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

12 Soal (Uraian) Perbandingan Administrasi Negara dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Perbandingan Administrasi Negara


1. Tuliskan faktor penyebab pentingnya perbandingan administrasi negara!

Jawaban:
Pentingnya studi Perbandingan administrasi negara terutama disebabkan oleh 5 faktor, yaitu:
1. Banyak negara-negara baru memperoleh kemerdekaan setelah berakhirnya PD II
2. Semakin luasnya keterlibatan amerika serikat didalam urusan-urusan internasional.
3. Semkin besarnya keterlibatan PBB dalam menangani masalah-masalah internasional, terutama terhadap negara-negara yang menjadi anggotanya
4. Merupakan motivasi para ahli ilmu administrasi negara untuk mengembangkan teori-teori administrasi negara guna kepentingan akademis maupun praktis
5. Timbulnya suatu kesadaran baru baik kalangan ilmuan maupun praktisi bahwa ekologi administrasi negara memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap proses-proses dan perilkau apartur dalam administrasi negara.


2. Perbandingan administrasi negara mempunyai fungsi yang mana antara lain?

Jawaban:
Fungsi
1. Mengidentifikasikan perbedaan-perbedaan yang terdapat dalam administrasi negara masing-masing
2. Mencari dan menemukan sistem administrasi negara yang paling efektif dalam mencapai tujuan bernegara
3. Mencari dan menemukan sistem yang paling tepat untuk digunakan dalam menjalankan kebijakan pemerintah
4. Memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang kebaikan dan kebutuhan masing-masing administrasi negara. (Utami Dewi. 2015 : 4).
5. Mencari metode guna memperbaiki kesalahan atau kelemahan dalam administrasi negara
6. Mencari alat analisis mengapa administrasi negara yang satu berhasil dan administrasi negara yang lainnya mengalami kegagalan


3. Beberapa peristiwa penting yang mengawali studi perbandingan administrasi negara antara lain?

Jawaban:
Peristiwa penting yang mengawali studi perbandingan administrasi negara:
1. Kebijaksanaan pemerintah amerika serikat yang dikenal kebijaksanaan Marshall plan yakni, suatu proyek untuk membantu pembangunan/ penataan kembali sistem perekonomian negara-negara eropa yang telah hancur akibat PD II.
2. Pada tahun 1952 public administration clearing house (PACH) merupakan suatu lembaga sebagai pusat pengumpulan, pengklrifikasian, dan penyebaran informasi administrasi negara bertindak sebagai sponsor utama pada konferensi comporative administration yang diselenggarakan princetone, amerika serikat.
3. Pada tahun 1953, internasional political science assosiation (IPSA) meprakarsai diselenggarakan diskusi panel tentang comporative public administration yang diketuai oleh charles s. Acher. Selanjutnya dibawah naugan IPSA ini berbagai peneilitian tentang studi Perbandingan administrasi negara telah banyak dilakukan di negara-negara eropa.
4. Guna lebih mengefektifkan kebijaksanaan amerika serikat untuk membantu pembangunan negara-negara yang sedang berkembang yang diilhami oleh keberhasilan Marshall Plan, pada tahun berikutnya ACT for internasional development diundangkan dan akan ditangani oleh techinical coorporation administration dibawah naungan departemen luar negeri amerika serikat.
5. Pada tahun 1959. Terbentuklah comporation grup (CAG). Kelompok inilah dikenudian hari memiliki andil yang paling besar dalam mengembangkan kajian atau studi Perbandingan administrasi negara tersebut


4. Studi Perbandingan administrasi negara berkembang setelah adanya konferensi princetan tahun 1952. Dalam konferensi tersebut dibahas tentang apa, Jelaskan!

Jawaban:
Dalam konferensi tersebut dibahas:
Masalah penelitian dan metode pengajaran Perbandingan administrasi negara yang sistematik


5. Jelaskan perkembangan studi perbandingan dalam Ilmu Administrasi Negara berdasarkan Tinjauan dari Pengalaman Praktisi / Administrator!

Jawaban:
Pada sekitar tahun 1942-1945 terjadi perang yang melibatkan beberapa Negara yang disebut dengan Perang Dunia II. Pasca PD II (1945 dst) dampak yang muncul dan ditemukan di berbagai belahan dunia adalah lahir/timbul negara–negara baru merdeka yang melepaskan diri dari Negara penjajah dengan berbagai cara masing-masing yang berbeda  satui sama lain. Negara-negara baru ini terutama posisinya terletak di belahan Timur dunia (benua Asia - Afrika) dan juga di bagian selatan benua Amerika. Terkait dengan fenomena munculnya negara-negara yang baru merdeka, PBB sebagai organisasi internasional yang anggotanya terdiri dari berbagai negara di dunia, menghimbau kelompok negara maju (terutama yang menang perang) agar bersedia membantu perkembangan negara baru untuk mengejar ketinggalannya dari negara-negara yang sudah lebih awal maju. AS yang merupakan kelompok Negara yang menang perang menanggapi positif himbauan PBB tersebut dan memunculkan program bantuan teknis (technical aids) yang selanjutnya lebih dikenal dengan sebutan Marshall Plan, karena pada waktu itu diajukan dan dikemukakan oleh George Marshall yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat. Program yang diusulkan ini meliputi hampir seluruh aspek kehidupan sebuah Negara, antara lain berupa bantuan pisik, non pisik, teknik, ilmu pengetahuan, ekonomi keuangan dan lain sebagainya. Para ahli dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dari Negara-negara Barat dikirim ke Negara-negara baru merdeka di belahan Timur dunia dan memberikan pembelajaran terhadap para penyelenggara Negara-negara yang baru merdeka agar mereka memiliki kemampuan yang tidak terlalu jauh berbeda dengan sejawatnya di Negara-negara yang lebih maju. Ajaran tentang administrasi Negara juga disebarluaskan untuk dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang membutuhkan. Diharapkan dengan adanya program bantuan teknis ini negara-negara yang baru merdeka dapat segera mengejar ketinggalannya, dapat memajukan masyarakatnya untuk dapat berkembang sebagai layaknya Negara-negara yang telah lama merdeka. Dengan perkataan lain diharapkan Timur akan sama dengan Barat tetapi kenyataan membuktikan ternyata yang terjadi tidak seperti yang diharapkan, perkembangan negara-negara di belahan Timur dunia tidak sama sepenuhnya dengan yang dibelahan Barat. Berarti selain prinsip-prinsip yang berlaku umum dalam administrasi Negara masih ada faktor-faktor lain yang ikut menentukan keberhasilan administrasi Negara, sehingga  program bantuan teknis (technical aid programs) khususnya yanmg berhubungan dengan administrasi negara dalam batas-batas tertentu dianggap berhasil tapi di sisi yang lain lebih banyak gagal.


6. Uraikan Perkembangan Perbandingan Administrasi Negara !

Jawaban:
Untuk mengembangkan Ilmu Perbandingan Administrasi Negara (kebutuhan praktis), studi ini dikembangkan terutama setelah PDII untuk developing countries. Negara-negara Eropa dalam PBB meluaskan bantuan teknisnya (ekonomis dan administrasi) ke negara sedang berkembang. Bantuan bidang Administrasi Negara dalam bentuk mengadakan latihan yang diselenggarakan PBB/negara maju dengan mengirimkan tenaga ahli ke negara berkembang. Berupa pengalaman praktis di negara mereka masing-masing dari teori Administrasi yang tumbuh di Eropa. Sebelum awal abad ke 20, Administrasi Negara belum memiliki identitas karen masih terjalin dalam Studi Pemerintahan dengan Struktural Institutional Approach bersifat legalitas, formalitas dan statis, yaitu mempelajari lembaga institusional yang ditetapkan secara formal sesuai ketentuan di bidang legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Administrasi Negara erat terkait denan bidang eksekutif. Tahun 1947 Administrasi Negara Perbandingan dikembangkan, namun masih menjadi bagian Ilmu Perbandingan Pemerintahan yang terikat dengan pendekatan struktural institusional, di samping individualistik sebagai menghambat perkembangan ilmu Administrasi Negara Perbandingan. Namun studi Sistem Administrasi Negara sudah dapat memberikan manfaat, walaupun masih sebagai titik awal perkembangannya. Cara ini belum memberikan hasil guna memperkuat kedudukan Ilmu Administrasi Negara Perbandingan dengan azas universal atau bersifat umum. Sistem Administrasi Negara suatu negara adalah terikat pada prinsip-prinsip Culture Bound (terikat pada lingkungan kebudayaan negara tersebut) yang menunjukkan sifatnya yang masih indifidualistis. Sondang P. Siagian dalam bukunya Filsafat Administrasi, bahwa tahun 1886 adalah tahun lahirnya Scientific Management dipelopori FrederickWinslow Taylor, kelahiran ini adalah sebagai mile pole (lahirnya ilmu Administrasi) dan antara tahun 1886-1950 adalah tahap survival.

 
7. Mengapa penting untuk mempelajari perbandingan administrasi negara?

Jawaban:
Kegunaan Ilmu Perbandingan Administrasi Negara adalah : untuk menjelaskan dan memahami karakteristik suatu Negara dalam hubungannya dengan kerjasama antar Negara (interstate cooperation)


8. Menurut berbagai literatur yang membahas dan mengupas tentang lahir dan perkembangan studi perbandingan dalam Ilmu Administrasi Negara secara umum dapat dibedakan ke dalam dua sudut pandang, yaitu?

Jawaban:
(1) Tinjauan dari sudut perkembangan ilmu  (dalam hal ini adalah telaah yang dilakukan oleh para ilmuwan administrasi Negara atau Public Administrationist, sewaktu melakukan berbagai aktivitas penelitian dan penelaahan akademis dalam memajukan administrasi negara), dan 
(2)  Tinjauan dari sudut perkembangan praktek (yakni apa yang dirasakan dan dialami langsung oleh para praktisi administrasi negara atau Public Administrator, pada waktu harus mengatus mengurus, menangani dan mengelola negara serta dalam rangka memberikan pelayanan kepada publik sebagai wujut pertanggungjawaban terhadap publik yang membutuhkan pemenuhan berbagai kebutuhan baik berupa barang atau jasa maupun pemenuhan tuntutan dan atau kepentingannya).


9. Masalah apa saja yang dihadapi dalam memahami studi administrasi negara perbandingan?

Jawaban:
Tuntutan lahirnya studi perbandingan dalam administrasi Negara yang didorong oleh kebutuhan para ilmuwan maupun praktisi administrasi Negara ternyata melahirkan permasalahan baru atau menghadapi tiga masalah utama yaitu : tujuan dan sasaran, data, serta metoda.


10. Berdasarkan isi dari metoda perbandingan administrasi Negara, menurut Ferrel Heady dapat dibedakan ke dalam empat jenis metoda, yaitu?

Jawaban:
(1) Modified Traditional (MT - Metoda Tradisional yang Dimodifikasi),
(2) Development Oriented (DO - Metoda Berorientasi pada Pembangunan), 
(3) General System Model Building (GSMB – Metoda Sistem Umum menggunakan Model), dan 
(4) Middle Range Theory Formulation (MRTF - Metoda Formulasi Teori Bentuk Tengah).


11. Jelaskan Metoda Perbandingan Administrasi Negara yang Tradisional yang Dimodifikasi (Modified Traditional)!

Jawaban: 
Metoda ini merupakan metoda yang sudah ada dan dipakai dalam studi perbandingan ilmu politik dan pemerintahan pada waktu itu. Ciri-ciri legal, formal, institusional, struktural dan fungsional sangat kentara. Upaya untuk memperbaiki metoda pinjaman ini dengan melakukan penyesuaian dengan kondisi dan kebutuhan perbandingan administrasi negara baik sebagai suatu keseluruhan ataupun pada aspek-aspek tertentu saja. Kelemahan Pendekatan Tradisional, antara lain 
(1) Tidak semua lembaga yang ada di Barat terdapat juga di negara lain (terutama pada negara sedang berkembang), 
(2) Mungkin ada kesamaan dalam struktur tapi mungkin fungsi masing-masing berbeda, 
(3) Di dalam berbagai sistem politik pasti dapat diketemukan fungsi yang sama, meskipun dilakukan oleh lembaga yang berbeda dengan cara yang berbeda pula. Kelemahan lain yang terkait dengan metoda ini menurut Dwight Waldo adalah bahwa perbandingan administrasi bersifat Culture bound (terikat pada kebudayaan tertentu), legalistik dan formalistik, deskriptif, tidak mendalam, dan tidak betul-betul komparasi. Metoda perbandingan yang culture bound adalah cara membandingkan sasaran perbandingan yang terdapat di dalam lingkungan kebudayaan tertentu atau metoda perbandingan yang terikat dengan kebudayaan tertentu (dalam hal ini adalah memusatkan pada negara-negara maju yang didominasi oleh budaya barat/Eropa). Metoda perbandingan yang legalistik dan formalistik, memberikan perhatian kepada lembaga-lembaga politik, pemerintahan dan adfministrasi negara yang ditentukan secara formal berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Oleh karena perhatiannya diutamakan kepada yang formal,  maka yang diperhatikan adalah lembaga-lembaga politik dalam keadaan yang statik sehingga mengabaikan hubungannya dengan konteksnya. Dengan perkataan lain melepaskan hubungannya dengan kondisi sosial, ekonomi dan kebudayaan yang melingkupi, padahal setiap struktur hanya dapat difahami dengan sebaik-baiknya jika dipelajari jalinan hubungannya dengan kondisi ekologinya. Metoda perbandingan yang bersifat deskriptif merupakan cara perbandingan dengan jalan hanya menggambarkan atau melukiskan saja. Kelemahannya adalah tidak mengarah pada analisis tertentu, sehingga hasilnya tidak dapat dipergunakan untuk memberikan kejelasan, dan lebih jauh lagi tidak dapat dipergunakan untuk memecahkan masalah yang dihadapi secara umum. Kelemahan keempat metoda perbandingan tradisional tidak cukup mendalam sehingga tidak berhasil menemukan kesamaan dan perbedaan dalam fungsi dari sistem politik yang diperbandingkan. Sedangkan kelemahan yang terkahir metoda tradisional berusaha mempelajari sistem demi sistem sehingga tidak bersiafat analitis. Karena yang dipelajari adalah sistem demi sistem secara individual maka dapat disebut metoda ini bersifat individualistik sehingga terkesan tidak betul-betul melakukan perbandingan.


12. Penggunaan suatu model dalam melaksanakan perbandingan administrasi negara ditemukan dan digunakan  dalam dua metoda terakhir yaitu?

Jawaban:
General System Model Building dari Fred W Riggs dan Midle Range Theory Formulation dari Ferrel Heady