Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Soal (Uraian) Perencanaan Pemasaran dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Perencanaan Pemasaran

1. Apa tujuan inti dari perencanaan pemasaran?

Jawaban:
Tujuan perencanaan pemasaran adalah sebagai berikut ini:
1. Meniadakan ketidakpastian masa datang bila ada perubahan-perubahan karena situasi dan kondisi perusahaan maupun di luar perusahaan.
2. Karena tujuan organisasi sudah difokuskan maka dengan perencanaan akan menghindari adanya penyimpangan tujuan.
3. Penyesuaian ukuran bisnis.
4. Perubahan lingkup produk dan pasar.
5. Menciptakan hubungan jaringan kerja yang baru dengan organisasi-organisasi yang lain.


2. Mengapa perusahaan perlu memiliki strategi dan rencana pemasaran?

Jawaban:
Melalui adanya rencana pemasaran diharapkan agar terjadi pula suatu bentuk penyesuaian bisnis sehingga dapat meningkatkan keuntungan perusahaan secara lebih efektif dan efisien.


3. Bagaimana peranan perencanaan pemasaran dalam usaha bisnis?

Jawaban:
Perencanaan pemasaran membantu Anda berpikir strategis, dan mempertimbangkan apa yang perlu dilakukan bila ada kesempatan, masalah, dan ancaman di masa datang. Dengan melakukan analisis dan mengembangkan perencanaan pemasaran, Anda akan semakin memahami masalah potensial yang akan muncul.


4. Apa unsur-unsur perencanaan pemasaran?

Jawaban:
Unsur unsur dari suatu perencanaan pemasaran adalah sebagai berikut ini:
1. Tujuan dan strategi pemasaran.
2. Strategi bauran pemasaran.
3. Deskripsi tentang produk.
4. Strategi penetapan harga.
5. Rencana promosi.
6. Penetapan produk yaitu penjualan dan distribusi.


5. Apa langkah-langkah pokok dalam perencanaan pemasaran?

Jawaban:
Langkah langkah pokok dalam perencanaan pemasaran meliputi:
1. Melakukan analisis situasi: Dalam tahap ini analisis yang dilakukan yaitu analisis SWOT (Streghts, Weaknesses, Opportunites, dan Threats). Cakupan analisis situasi ini yaitu peluang dan masalah yang ditimbulkan trend, pesaing, situasi pembeli, regulasi dan biaya. Selain itu termasuk juga di dalamnya yaitu kelemahan serta kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan.
2. Menetapkan sasaran dan tujuan. Dalam hal ini tujuan dirumuskan secara spesifik serta mengidentifikasi tingkat kinerja yang diharapkan untuk diraih oleh organisasi pada wktu tertentu di masa mendatang, dengan mempertimbangkan peluang lingkungan dan realitas masalah serta kelemahan dan kekuatan perusahaan.
3. Menyusun strategi dan program. Dalam langkah ini, menurut tujuan yang sudah ditetapkan, pengambil keputusan selanjutnya merancang strategi yaitu (tindakan jangka panjang untuk mencapai suatu tujuan) dan program yaitu (tindakan jangka pendek yang spesifik digunakan untuk mengimplementasikan strategi).