Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

13 Soal (Uraian) Ekspor dan Impor dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Ekspor dan Impor 

1. Mengapa Indonesia masih impor?

Jawaban:
Impor barang dilakukan Indonesia karena produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Artinya, kebutuhan masyarakat lebih tinggi daripada hasil produksi barang di dalam negeri.


2. Kenapa Indonesia Perlu ekspor?

Jawaban:
Selain bisa mengendalikan harga, ekspor juga bisa menumbuhkan industri di dalam negeri, menambah devisa negara, dan memperbanyak lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, kegiatan ekspor penting bagi semua negara untuk meningkatkan perekonomiannya.


3. Faktor apa saja yang mempengaruhi ekspor?

Jawaban:
Adapun faktor faktor yang mempengaruhi ekspor dan impor meliputi: Selera konsumen untuk barang barang yang diproduksi di dalam dan di luar negeri. Harga barang-barang di dalam dan di luar negeri. Nilai tukar (kurs) yang menentukan jumlah mata uang domestik yang diperlukan untuk membeli sejumlah mata uang asing.


4. Apa saja kelebihan dan kekurangan ekspor?

Jawaban:
Kelebihan ekspor: 
1. Meningkatkan hubungan kebersamaan dan persahabatan antar negara. 
2. Meningkatkan nominal devisa dan jumlah negara.
Kekurangan ekspor:
1. Mempermudah adanya kejahatan dan barang ilegal.
2. Membuat barang di dalam negeri menjadi langka.
3. Terjadinya eksploitasi alam di dalam negeri secara luas.


5. Apakah ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara?

Jawaban:
Ekspor merupakan kegiatan yang penting bagi perekonomian suatu negara. Hal ini dikarenakan penjualan barang dagangan dapat menambah pendapatan kotor negara.


6. Bagaimana cara bisnis impor?

Jawaban:
Ingin Mulai Bisnis Impor? Berikut 5 Langkah yang Mesti Dipersiapkan Pelaku Usaha
1. Riset
2. Cari penyuplai dari negara lain
3. Pahami prosedur pengiriman
4. Buat Angka Pengenal Importir
5. Gunakan layanan outward remittance terbaik


7. Apakah semua jenis barang dapat diekspor?

Jawaban:
Tidak semua barang bebas untuk diekspor. Terdapat beberapa barang yang dilarang dan dibatasi untuk ekspor. Ini yang biasa dinamakan dengan Lartas (Larangan dan Pembatasan).


8. Mengapa di Indonesia lebih banyak impor daripada ekspor?

Jawaban:
Karena salah satu penyebabnya adalah ketahanan pangan di Indonesia yang masih sangat minim. Indonesia yang menjadi negara agraris masih mengimpor beras sebagai makanan pokok, padahal beras bisa diganti dengan bahan lain seperti singkong, umbi - umbian, dsb


9. Apa saja yang diekspor Indonesia ke Thailand?

Jawaban:
Barang yang di ekspor Indonesia ke Thailand adalah:
1. beras
2. garam
3. kayu lapis
4. kapal penangkap ikan


10. Apa solusi untuk mengurangi barang impor?

Jawaban:
1.Menekan pertumbuhan penduduk agar tidak semakin tinggi. 
2.Melakukan perluasan areal tanam. 
3.Meningkatkan produktifitas pada para petani maupun peternak agar dapat menghasilkan lebih banyak jumlah produksi yang berkualitas. 
4.Memasang harga dasar yang sesuai dan menguntungkan para produsen dan konsumen.


11. Mengapa pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan impor?

Jawaban:
Pembatasan impor tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk untuk mengurangi tekanan pada nilai tukar dan menstabilkan ekonomi


12. Apakah seseorang bisa melakukan ekspor jika tidak memiliki produk?

Jawaban:
Bagi Anda yang ingin menjadi eksportir, tidak perlu harus menjadi produsen dulu. Cukup dengan memiliki jejaring yang luas dan kemampuan marketing yang baik, seseorang bisa menembus pasar ekspor.


13. Mengapa penting bagi sebuah negara untuk melakukan kegiatan Export dan Import?

Jawaban:
Agar negara tersebut mampu mengendalikan harga di pasar, ia harus melakukan kegiatan ekspor ke negara lain yang membutuhkan produk tersebut. Nilai kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara dalam bentuk mata uang asing disebut dengan devisa. Adanya kegiatan ekspor bermanfaat untuk membuka peluang baru di luar negeri