Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

18 Soal (Uraian) Farmakognosi dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Farmakognosi

1. Sebutkan ciri-ciri obat tradisional yang rusak secara organoleptis!

Jawaban:
Ciri-ciri obat tradisional rusak secara organoleptis:
1. Perubahan warna
2. Perubahan rasa
3. Perubahan bau
4. Perubahan bentuk (pecah, terdapat kristal, lembab)
5. Terjadi penguraian


2. Apa yang disebabkan jika keracunan obat tradisional akibat kontaminasi secara mikrobiologis?

Jawaban:
Yang dapat disebabkan akibat keracunan obat tradisional dibagi menjadi 2 yaitu:
1. Intoksikasi: Karena mengonsumsi produk yang telah menjadi toksin yang dikandung oleh mikroorganisme bakteri atau kapang
2. Infeksi: Karena penyerangan tubuh oleh mikroorganisme berbahaya.


3. Sebutkan penampakan yang dapat dilihat pada sediaan tradisional atau obat yang rusak akibat cemaran mikroorganisme!

Jawaban:
Akibat tercemarnya sediaan obat tradisional oleh mikroorganisme yaitu:
1. Timbul rasa tidak enak
2. Timbul bau tidak sedap akibat terbentuknya metabolit
3. Terjadi perubahan warma
4. Terjadi perubahan pH akibat tumbuhnya kapang/khamir
5. Depolimerisasi dan pengendapan zat tidak larut
6. Terjadi polimerisasi


4. Bahan baku yang berasal dari tanaman dapat tercemar mikroorganisme pada proses apa saja?

Jawaban:
Bahan baku yang digunakan untuk membuat obat tradisional dapat tercemar dalam proses penanaman, pengeringan, dan penyimpanan.


5. Sebutkan pengertian Obat Tradisional beserta contohnya!

Jawaban:
Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman (DepKesRI). Contohnya adalah Jamu, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka


6. Zingiber officinale apa artinya?

Jawaban:
Jahe merah yang memiliki nama latin Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma adalah tanaman rimpang yang sering kita jumpai di sekitar kita yang digunakan sebagai tanaman obat tradisional maupun bumbu dapur, Jahe merah mengandung zat gingerol dan shogaol sebagai antioksidan.


7. Apa manfaat lempuyang wangi?

Jawaban:
Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi lempuyang:
1. Meringankan peradangan
2. Mencegah dan mengatasi pertumbuhan mikroba
3. Meredakan demam
4. Meringankan nyeri sendi
5. Menghambat pertumbuhan sel kanker
6. Mengontrol gula darah


8. Apa itu Blumea balsamifera folium?

Jawaban:
Sembung (Blumea balsamifera) adalah tanaman perdu yang biasa dipakai untuk mengobati penyakit pilek, reumatik, kembung, diare, sakit tulang dsb


9. Apa penggunaan dari Baeckeae folium?

Jawaban:
Lesera mengandung ekstrak Daun jungrahab (Baeckeae Folium) yang memiliki ekstrak minyak atsiri. Lesera secara tradisional digunakan untuk membantu mengurangi kadar 

kolesterol berlebih didalam darah, membantu menjaga kesehatan tubuh.


10. Enzim apakah yang terkandung dalam daun seledri tersebut?

Jawaban:
Diduga di dalam seledri terdapat kandungan flavonoid yang dapat menghambat aktivitas enzim xantin oksidase. Aktivitas penghambatan oleh seledri ini diduga karena adanya kandungan flavonoid dalam seledri.


11. Daun seledri termasuk daun apa?

Jawaban:
Tanaman seledri merupakan tanaman dikotil (berkeping dua) dan merupakan tanaman yang berbentuk rumput atau semak. Tanaman seledri tidak bercabang. Susunannya terdiri dari daun, tangkai daun, batang dan akar


12. Daun seledri untuk obat apa?

Jawaban:
“Seledri mengandung air, serat, beberapa vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan. Beberapa manfaat daun seledri untuk kesehatan yaitu mendukung kesehatan 

jantung, fungsi pencernaan, hingga membantu mengontrol gula darah.”


13. Apa itu Abri Folium?

Jawaban:
Daun jarak pagar (Jatropha curcas L.), daun kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth), dan daun saga (Abri folium) merupakan tanaman kelas magnoliopsida yang sudah lama digunakan sebagai tanaman obat.


14. Apa saja manfaat Daun saga?

Jawaban:
Daun saga juga digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi sakit perut. Selain itu, manfaat daun saga juga mampu mengobati diare, berkat sifat antioksidan dan antibakterinya.


15. Apakah daun saga bisa menyembuhkan asam lambung?

Jawaban:
Manfaat daun saga untuk lambung juga bisa Mom rasakan setelah mengonsumsinya. Kandungan vitamin A, B1, B6, C, dan berbagai kalsium sekaligus antioksidan menjadikan daun ini dipercaya dapat mengatasi beberapa penyakit seperti maag dan asam lambung.


16. Apakah daun saga bisa untuk mengobati radang tenggorokan?

Jawaban:
Daun Saga: memiliki berbagai efek terapi antiinflamasi yang dapat menyembuhkan luka dan radang pada tenggorokan. Sama seperti jahe gajah, daun saga juga memiliki efek antitusif yang dapat menekan batuk.


17. Apa efek samping dari minum daun saga?

Jawaban:
Berikut ini adalah efek samping daun saga yang berasal dari racun abrin, yaitu: Memicu diare. Mual dan muntah. Detak jantung meningkat.


18. Benarkah daun saga bisa menyembuhkan batuk?

Jawaban:
Manfaat daun saga pertama seperti yang sudah diketahui dan paling dikenal yakni adalah sebagai obat untuk menyembuhkan batuk dan juga meredakan suara yang serak. Cara untuk membuatnya sebagai obat batuk terbilang sangat mudah. Kamu hanya perlu merebus daun saga dan meminum air rebusannya tersebut sebagai obat.