Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

17 Soal (Uraian) Teori Kriminologi dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Teori Kriminologi

1. Apa manfaat mempelajari teori kriminologi?

Jawaban:
Kriminologi memberikan pemahaman yang holistik mengenai kejahatan. Dengan mendasari pada metode ilmiah, pengetahuan tentang kejahatan tidak didasari pada akal sehat belaka (common sense). Sehingga, mempelajari kriminologi berarti melihat fenomena kejahatan dengan pemahaman yang sebenar-benarnya.


2. Siapakah tokoh kriminologi dunia?

Jawaban:
Tokoh-tokohnya antara lain Bonger, Quinney, Taylor, Vold, dan J.Young


3. Aspek apa saja yang digali dalam kajian kriminologi?

Jawaban:
Kriminologi dengan cakupan kajiannya; 
a. orang yang melakukan kejahatan; 
b. penyebab melakukan kejahatan; 
c. mencegah tindak kejahatan; dan 
d. cara-cara menyembuhkan orang yang telah melakukan kejahatan.


4. Apa itu teori absolut pidana?

Jawaban:
Teori Absolut Menurut teori ini pidana dijatuhkan semata-mata karena orang telah melakukan suatu kejahatan atau tindak pidana


5. Apa perbedaan locus delicti dan tempus delicti?

Jawaban:
Lokasi terjadinya tindak pidana disebut sebagai locus delicti, sedangkan waktu terjadinya tindak pidana disebut sebagai tempus delicti.


6. Apa fungsi locus delicti?

Jawaban:
Tempat terjadinya tindak pidana (locus delicty) sangat penting artinya dalam sistem peradilan pidana, karena ia dapat menjadi mata rantai bergeraknya proses penegakan hukum yang dapat melibatkan semua jajaran penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan dan pengadilan dan tidak jarang pula karena tempat terjadinya


7. Bagaimana hubungan kriminologi dengan ilmu lainnya?

Jawaban:
Mempelajari kriminologi artinya kamu akan mengenali berbagai faktor penyebab timbulnya kejahatan. Maka dari itu, kriminologi memiliki hubungan dengan ilmu-ilmu lainnya mulai dari sosiologi, psikologi, psikiatri, ekonomi, sejarah, biologi, geografi, antropologi, filsafat, politik, hukum, dan bahkan ilmu jurnalistik.


8. Apa perbedaan kriminologi dan hukum?

Jawaban:
Di mana kriminologi mencari suatu alasan, atau faktor yang mendorong timbulnya tindak kejahatan yang melahirkan akibat hukum, sedangkan hukum pidana berusaha menghubungkan perbuatan jahat dengan hasil pembuktian


9. Apa kriminologi forensik?

Jawaban:
Kriminologi forensik (forensics criminologist) muncul sebagai suatu analisis multidisiplin yang dikembangkan dari berbagai riset terapan kriminologi yang hasilnya akan digunakan untuk membantu para penegak hukum dalam penegakan hukum.


10. Apa perbedaan kriminologi dan viktimologi?

Jawaban:
Kriminolog mengkaji bagaimana kondisi sosial, ekonomi dan politik memicu tindakan kriminal. Viktimolog mengkaji sifat orang, faktor sosial, dan budaya yang memaksa seseorang untuk mengambil resiko dan membahayakan hidupnya.


11. Ilmu apa saja yang membantu kriminologi?

Jawaban:
Ilmu-ilmu bantu kriminologi antara lain ilmu hukum, sosiologi, psikologi, ekonomi, antropologi, dan ilmu jiwa.


12. Apa peran kriminologi dalam menanggulangi kejahatan?

Jawaban:
Dalam hubungan ini, maka tugas kriminologi adalah membuat pola dan menguji sistem hukuman yang akan meminimalkan tindak kejahatan. positivis dalam kriminologi mengarahkan pada usaha untuk menganalisis sebab-sebab perilaku kejahatan melalui studi ilmiah ciri-ciri penjahat dari aspek fisik, sosial, dan kultural


13. Kriminologi masuk hukum apa?

Jawaban:
Kriminologi suatu ilmu yang lebih luas dari pada hukum pidana, di mana pengertian-pengertiannya dapat digunakan untuk memperjelas konsep-konsep dan masalah-masalah yang terdapat dalam hukum pidana.


14. Ruang lingkup kriminologi meliputi apa saja?

Jawaban:
Tiga hal pokok ruang lingkup pembahasan kriminologi, yaitu: 
a. Proses pembuatan hukum pidana dan acara pidana; 
b. Etiologi kriminal membahas tentang teori-teori yang menyebabkan terjadinya kejahatan; 
c. Reaksi terhadap pelanggaran hukum.


15. Apa peran kriminologi bagi kehidupan manusia?

Jawaban:
Kriminologi berperan mencari penyebab terjadinya pelanggaran hukum yang dilakukan warga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dan melalui hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disusun upaya untuk menanggulanginya.


16. Apa yang menjadi fokus utama dalam kajian kriminologi?

Jawaban:
Dalam kriminologi ada dua aspek yang menjadi fokus utama yaitu ingin menemukan faktor-faktor yang menyebabkan seseorang atau sekelompok orang dalam melakukan kejahatan.


17. Apa itu teori tempus delicti?

Jawaban:
Tempus delicti adalah waktu terjadinya pidana. tempus delicti selalu bersesuaian dengan locus delicti. Tempus delicti penting diketahui untuk menentukan: Pasal 1 ayat 1 KUHP dengan menentukan apakah suatu perbuatan pada waktu itu telah dilarang dan dincam dengan pidana.