Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

15 Soal (Uraian) Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Asuhan Kebidanan I (Kehamilan)

1. ANC dilakukan dimana?

Jawaban:
Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan di Puskesmas, klinik, atau rumah sakit. Pemeriksaan ANC pada ibu hamil dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan, antara lain bidan, perawat, dokter umum, maupun dokter spesialis obstetri dan ginekologi (dokter kandungan).


2. Kapan kunjungan ulang ibu hamil?

Jawaban:
Setiap ibu hamil disarankan untuk melakukan kunjungan antenatal yang komprehensif dan berkualitas minimal 4 kali, yaitu 1 kali sebelum bulan ke 4 kehamilan, kemudian sekitar bulan ke 6 kehamilan dan 2 kali kunjungan sekitar bulan ke 8 dan 9 kehamilan.


3. Apa itu K2 pada ibu hamil?

Jawaban:
K2 adalah kunjungan ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya pada trimester dua (usia kehamilan 12 – 28 minggu) dan mendapatkan pelayanan 7T setelah melewati K1.


4. Apa yang dimaksud trimester 1 2 dan 3?

Jawaban:
Jadi secara teknis, trimester pertama adalah 1-13 minggu. Trimester kedua dimulai pada minggu ke-14 dan berakhir di usia kandungan 27 minggu. Sedangkan, trimester ketiga dimulai pada 28 minggu sampai kehamilan minggu ke-41 atau waktu melahirkan.


5. Berapa kali pemeriksaan kehamilan trimester 3?

Jawaban:
Khusus pada trimester ketiga, pemeriksaan akan dilakukan pada minggu ke 30, 34, 36, 38 dan 40 masa kehamilan.


6. Berapa ukuran lila normal pada ibu hamil?

Jawaban:
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (60%) ibu hamil mempunyai status gizi yang normal (LILA ≥ 23,5 cm) dan hampir setengahnya (40%) mengalami KEK (≤ 23,5 cm) . Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mempunyai status gizi normal dengan ukuran lingkar lengan ≥ 23,5 cm.


7. Berapa kali kunjungan anc menurut who?

Jawaban:
Pelaksanaan ANC minimal 8 kali bagi setiap ibu hamil sangata dianjurkan untuk mengurangi kematian selama kehamilan maupun saat persalinan.


8. Bagaimanakah cara menentukan jumlah sasaran ibu hamil?

Jawaban:
Total sasaran ibu hamil dihitung melalui estimasi dengan rumus : 1,10 x Crude Birth Rate x Jumlah Penduduk (pada tahun yang sama). Angka CBR dan jumlah penduduk kab/kota didapat dari data BPS masing – masing kab/kota/provinsi pada kurun waktu tertentu. 1,1 adalah konstanta untuk menghitung ibu hamil.


9. Apa perbedaan obgyn dan SpOG?

Jawaban:
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sering disebut juga dokter obgyn atau dokter kandungan. Dokter yang menyandang gelar SpOG ini, tak hanya sekadar memeriksa dan mengatasi gangguan pada kehamilan saja, tetapi juga seputar kesehatan organ reproduksi wanita.


10. Apa yang dimaksud dengan fundus?

Jawaban:
“Fundus adalah bagian puncak dari rahim ibu ketika sedang berada pada masa kehamilan. Ukuran tinggi fundus hanya memberikan prediksi bahwa tumbuh kembang janin stabil.”


11. Leopold 4 teraba apa?

Jawaban:
Pemeriksaan Leopold iv dilakukan dengan meraba di bagian bawah perut. Tujuan gerakan ini adalah menentukan apakah janin sudah berada pada jalan lahir dengan masuk ke dalam panggul ibu atau belum. Apabila sudah masuk hingga rongga panggul, biasanya kepala janin akan sulit teraba.


12. Berapa normal detak jantung janin?

Jawaban:
DJJ normal berkisar antara 120-160. Pada kondisi gawat janin, DJJ kurang dari 120 kali per menit atau 160 kali per menit. Pemeriksaan cardiotocography (CTG). Melalui pemeriksaan ini, dapat diketahui respons DJJ terhadap pergerakan janin dan kontraksi rahim ibu.


13. Apa itu K6 pada ibu hamil?

Jawaban:
K6 adalah kontak ibu hamil dengan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi klinis/kebidanan untuk mendapatkan pelayanan antenatal terpadu dan komprehensif sesuai standar selama kehamilannya minimal 6 kali selama kehamilannya


14. Dimana letak kram perut saat hamil?

Jawaban:
Kram ini biasanya terjadi di perut bagian bawah atau punggung bawah. Selain sakit, kram ini terkadang rasanya seperti perut ditarik, ditekan, atau nyeri haid biasanya. Ketika menginjak trimester kedua, kram saat hamil muncul ketika otot rahim mengalami kontraksi.


15. Kapan embrio mulai terbentuk?

Jawaban:
Pada minggu ke-3 kehamilan, sel telur yang telah dibuahi akan mulai berkembang dan membentuk sebuah kantung yang berisi bakal janin (embrio) dan plasenta. Sel darah janin pun mulai terbentuk dan ratusan sel lainnya ikut berkembang, lalu sirkulasi darah pun dimulai.