Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

6 Soal (Uraian) Cytomegalo Virus (Cmv) dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Cytomegalo Virus (CMV)

1. Apakah Cytomegalovirus termasuk virus DNA?

Jawaban:
Cytomegalovirus (CMV) merupakan virus DNA yang tergolong dalam genus virus Herpes. Virus yang spesifik menyerang manusia disebut sebagai human CMV dan merupakan human herpesvirus 5, anggota famili dari 8 virus herpes manusia, subgrup beta-herpes-virus.


2. Apa artinya IgG dan IgM positif?

Jawaban:
Bila hasil tes menunjukkan IgM dan IgG, berarti kamu berada dalam fase pemulihan awal. Bila hasil tes menunjukkan hanya IgG saja, besar kemungkinan kamu sudah terinfeksi dan setidaknya selama 14 hari dari awal infeksi dan tidak mungkin menular.


3. Penyebab Cytomegalovirus infeksi pertama kali dengan ini dinamakan apa dan biasanya tidak menunjukkan gejala atau asimtomatik?

Jawaban:
Infeksi pertama kali dengan CMV dinamakan infeksi primer dan biasanya tidak menunjukkan gejala (asimtomatik). Setelah itu, umumnya virus akan tetap tinggal di dalam tubuh dan disebut infeksi laten. Di kemudian hari, virus CMV dapat tereaktivasi dan menyebabkan gejala.


4. Seorang ibu hamil trimester I terinfeksi CMV Cytomegalovirus apa pengaruh dari infeksi tersebut terhadap bayinya?

Jawaban:
Pada ibu hamil yang terinfeksi virus CMV dapat menularkan infeksi ini pada janin atau bayi dengan gejala yang lebih buruk, antara lain kematian janin dalam kandungan, kelahiran prematur dengan berat badan lahir rendah, ukuran kepala bayi kecil atau mikrosefali serta kematian bayi yang baru lahir


5. Apakah CMV bisa kambuh?

Jawaban:
Seperti virus herpes lainnya, CMV tetap bertahan di tubuh setelah infeksi awal. Virus kemudian bisa kembali aktif, khususnya jika sistem kekebalan tubuh Anda sedang lemah, sehingga infeksi CMV bisa kambuh. 


6. Bagaimana cara mendiagnosis cytomegalovirus secara dini?

Jawaban:
Tes yang dilakukan untuk mendiagnosis penyakit ini:
1. Tes darah guna mengetahui tanda-tanda infeksi virus.
2. Tes PCR untuk menentukan keberadaan virus dalam sampel cairan tenggorokan yang dianalisis di laboratorium.
3. Tes antibodi untuk mendeteksi immunoglobulin G anti-CMV melalui sampel urin, sputum (air ludah)