Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

15 Soal (Uraian) Sistem Koloid dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Sistem Koloid


1. Mengapa sistem koloid bersifat stabil?

Jawaban:
Sistem koloid bersifat stabil, hal ini disebabkan adanya muatan listrik pada permukaan partikel koloid yang berasal dari zat asing yang teradsorpsi dipermukaan koloid.


2. Berapa ukuran koloid?

Jawaban:
Koloid adalah partikel berukuran kurang dari 1 mikron sampai berukuran mendekati ukuran molekul dan menunjukkan sifat-sifat koloidal


3. Mengapa koloid tidak dapat disaring?

Jawaban:
Partikel larutan dan koloid dapat melewati kertas saring karena berukuran kecil dibandingkan suspensi sehingga tidak dapat disaring.


4. Apakah dampak negatif dari sistem koloid dalam kehidupan sehari hari?

Jawaban:
Penggunaan koloid oleh manusia ternyata banyak berdampak negatif terhadap lingkungan, misalnya pencemaran lingkungan yaitu meliputi pencemaran udara, air, dan tanah.


5. Bagaimana cara pemisahan pada campuran koloid?

Jawaban:
Partikel koloid dapat di pisahkan dari mediumnya dengan cara:
1. Dialisis yakni pemurnian medium pendispersi dari elektrolit dengan cara penyaringan koloid dengan menggunkan kertas perkamen atau membran yg ditempatkan dalam air yg mengalir.
2. elektroforesis yakni proses pemisahan koloid yg bermuatan dgn bantuan arus listrik.


6. Kenapa susu termasuk sistem koloid?

Jawaban:
Susu adalah zat dispersi koloid berupa zat cair dalam zat cair, karena fase terdispersi nya berbentuk zat cair dan medium pendispersi nya berupa zat cair.


7. Manakah yang tidak termasuk sistem koloid?

Jawaban:
Zat yang bukan sistem koloid adalah air sadah. Air sadah merupakan larutan yaitu air yang mengandung mineral-mineral tertentu di dalam air, umumnya ion kalsium dan magnesium dalam bentuk garam karbonat.


8. Apakah darah sistem koloid?

Jawaban:
Jadi, darah termasuk jenis koloid dengan zat terdipersi padat dan medium pendispersi cair. Sistem koloid dalam darah terdiri atas zat padat terdispersi dalam zat cair. Bagian cair disebut plasma darah.


9. Keju merupakan jenis koloid apa?

Jawaban:
Keju merupakan emulsi padat yang fase terdispersinya cair dan medium pendispersinya padat. Oleh karena itu, keju merupakan sistem koloid cair dalam padat.


10. Apakah air gula merupakan sistem koloid?

Jawaban:
Gula dan air merupakan koloid dg sistem dispersi halus. - Dispersi halus, disebut juga molekuler atau larutan sejati. dalam larutan sejati terbentuk campuran homogen karena fase terdispersi larut sempurna dalam medium pendispersi.


11. Apakah kopi termasuk sistem koloid?

Jawaban:
Kopi termasuk ke dalam larutan koloid,atau suspensi


12. Apakah nasi termasuk sistem koloid?

Jawaban:
Protein, nasi, susu, dan lemak merupakan contoh koloid.


13. Apakah sistem koloid terdiri dari dua fase?

Jawaban:
Koloid terdiri dari 2 bentuk, yakni fase terdispersi (zat yang didispersikan) dan medium pendispersi (medium yang digunakan untuk mendispersikan).


14. Mengapa kabut termasuk sistem koloid?

Jawaban:
Kabut merupakan sistem koloid karena kabut terdiri atas 2 fase, yaitu fase terdispersi berupa titik-titik air berwujud cair dalam fase pendispersi berupa udara yang berwujud gas. Kabut termasuk sistem koloid jenis aerosol cair.


15. Apakah koloid berwarna?

Jawaban:
Penampilan sistem koloid pada umumnya keruh, tetapi tidak selalu begitu.