Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

12 Soal (Uraian) Manajemen Rantai Pasokan dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Manajemen Rantai Pasokan

1. Siapa saja yang terlibat dalam manajemen rantai pasokan?

Jawaban:
Pihak-pihak yang terlibat dalam suatu rantai pasokan meliputi pabrik manufaktur, pemasok, perusahaan penyedia transportasi, gudang, retailer, perusahaan komunikasi, dan bahkan konsumen itu sendiri.


2. Apa saja ruang lingkup dari manajemen rantai pasok?

Jawaban:
Manajemen rantai pasokan meliputi penetapan:
1. Pengangkutan.
2. Pembayaran secara tunai atau kredit (proses transfer)
3. Supplier.
4. Distributor dan pihak yang membantu transaksi seperti Bank.
5. Hutang maupun piutang.
6. Pergudangan.
7. Pemenuhan pesanan.
8. Informasi mengenai ramalan permintaan, produksi maupun pengendalian persediaan.


3. Bagaimana cara mengukur kinerja supply chain management?

Jawaban:
Salah satu cara mengukur kinerja supply chain adalah dengan menggunakan metode SCOR (Supply Chain Operation Reference). Metode ini diperkenalkan oleh Supply Chain Council (SCC) sebagai model pengukuran kinerja supply chain pada lintas industri.


4. Apakah dampak yang akan terjadi apabila tidak adanya manajemen rantai pasok tersebut?

Jawaban:
Tanpa manajamen rantai pasok, tidak ada produk. Tanpa produk, tidak ada order penjualan yang bisa dipenuhi. Tanpa ada penjualan, perusahaan tidak mungkin dapat beroperasi secara normal.


5. Mengapa setiap rantai pasokan memiliki karakteristik yang berbeda?

Jawaban:
Setiap rantai pasok mempunyai karakteristik yang berbeda, sebagian karena memang beberapa pemainnya berbeda, akan tetapi juga karena setiap organisasi mempunyai parameter yang berbeda dan juga karena setiap fungsi juga mempunyai parameter kesuksesan yang berbeda.


6. Apa saja manfaat dari peningkatan keberlanjutan rantai pasokan?

Jawaban:
7 Manfaat Penerapan Supply Chain Management Bagi Sebuah Perusahaan
1. Memuaskan Pelanggan
2. Meningkatkan Pendapatan
3. Menurunkan Biaya
4. Pemanfaatan Aset Perusahaan dengan Maksimal. ...
5. Meningkatkan Keuntungan
6. Menjadi Mediasi Pasar
7. Perusahaan Menjadi Semakin Besar


7. Bagaimana kita membedakan antara manajemen rantai pasokan pembelian dan manajemen logistik?

Jawaban:
Perbedaan mendasar yang terlihat antara logistik dan Supply Chain terletak pada subjek distribusi barangnya, ketika logistik berfokus pada strategi dan koordinasi antara pemasaran dan produksi, Supply Chain memiliki fokus pada alur distribusi agar pengadaan barang berjalan lancar.


8. Strategi apa saja yang digunakan untuk mengatasi global supply chain?

Jawaban:
Tiga cara/strategi untuk mengatasi global supply chain, yaitu :
1. Strategi spekulatif
2. Strategi Hedging.
3. Strategi Fleksibel.


9. Apa peran informasi dalam manajemen rantai pasok?

Jawaban:
Informasi sangat penting untuk kinerja Supply Chain atau rantai pasok karena informasi menjadi dasar pelaksanaan proses rantai pasok dan dasar bagi manajer dalam membuat keputusan.


10. Apa saja yang harus diperhatikan dalam implementasi manajemen rantai pasok sehingga efektif dan efisien?

Jawaban:
ASPEK PENTING YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENERAPKAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
1. Optimalisasi Jaringan Strategis
2. Rekanan Strategis
3. Rancangan Produk
4. Membuat Keputusan


11. Aktivitas aktivitas apa saja yang ada dalam manajemen rantai pasok?

Jawaban:
Aktivitas Manajemen Rantai Pasokan : 
a. Meramalkan permintaan pelanggan 
b. Membuat jadwal produksi 
c. Menyiapkan jaringan transportasi 
d. Memesan persediaan pengganti dari para pemasok 
e. Mengelola persediaan: bahan mentah, barang dalam proses dan barang jadi 
f. Menjalankan produksi