Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

16 Soal (Uraian) Berwudhu dan Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Berwudhu

1. Apakah saudara sepersusuan bisa membatalkan wudhu?

Jawaban:
Begitu juga menyentuh mahram, baik mahram karena nasab, sepersusuan atau mushaharah, maka wudhu'nya tidak batal.


2. Hukum Menahan kentut Apakah Membatalkan wudhu?

Jawaban:
Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa kentut seperti ini tidak membatalkan wudhu dan tetap sah wudhu seseorang. Artinya, wudhu tetap sah meski mengalami kentut seperti ini kata Syekh Ali Jaber.


3. Apakah wudhu bisa bertahan berapa lama?

Jawaban:
Seseorang yang hendak melaksanakan sholat dianjurkan memperbarui wudhunya meski belum batal. Hukumnya makruh bagi seseorang yang menahan wudhu agar tidak batal


4. Bagaimana keadaan orang yang rajin berwudhu di akhirat kelak?

Jawaban:
Umat muslim yang rajin berwudhu akan bercahaya anggota tubuhnya di hari kiamat nanti. Dari Abu Hurairah ra, bahwasannya Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya umatku akan dihadirkan pada hari kiamat dengan wajah, tangan dan kaki yang bercahaya karena bekas-bekas wudhu mereka.


5. Bolehkah satu kali wudhu untuk dua shalat?

Jawaban:
Bolehnya sekali berwudhu untuk 2 kali shalat atau lebih selama ia tidak berhadats.


6. Bagaimana hukumnya jika wudhu yang kita lakukan salah?

Jawaban:
Apabila wudhu yang kita lakukan ternyata tidak benar atau telah batal, maka ibadah yang kita lakukan pun jadi tidak sah bahkan tidak bisa dianggap sebagai pahala.


7. Apakah wudhu boleh pake gayung?

Jawaban:
Boleh berwudhu dengan memasukkan tangan ke dalam wadah air, baik berupa bak air, ember, gayung dan sebagainya.


8. Apakah keistimewaan wudhu?

Jawaban:
Diantara fadhilah wudhu ialah bahwa wudhu bisa mensucikan sang mutawadhdhi' (orang yang wudhu) dari kesalahan dan dosa,serta membersihkan anggota tubuh yang dibasuhnya dari kotoran-kotoran yang menempel.


9. Mengapa tidur bisa membatalkan wudhu?

Jawaban:
Mengapa demikian? Menurut para ulama, baik ulama dari kalangan Hanafiyah, Malikiyah, Syafiiyah dan Hanabilah, mengatakan bahwa secara keseluruhan tidur termasuk bagian dari perkara yang membatalkan wudhu . Hal ini karena jika seseorang tidur, maka kemungkinan besar akan mengeluarkan kentut atau angin dari duburnya


10. Apa doa setelah wudhu?

Jawaban:
Doa Setelah Wudhu Singkat dan Artinya (Arab, Latin, Terjemah) Teks latin: Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj'alnii minat tawwaabiina waj'alnii minal mutathahhiriina, waj'alnii min 'ibadikash shaalihiin.


11. Bolehkah niat wudhu tidak dilafadzkan?

Jawaban:
Sedangkan niat tidak perlu dilafalkan, cukup diucapkan dalam hati sesuai kesepakatan para ulama. Ketetapan yang sama tentunya berlaku juga pada pengucapan niat wudhu.


12. Tidak sengaja melihat aurat wanita apakah membatalkan wudhu?

Jawaban:
"Ya, boleh. Melihat aurat bukan termasuk pembatal wudhu.".


13. Bolehkah wudhu tanpa air?

Jawaban:
Tayamum adalah cara yang dilakukan untuk menghilangkan hadas kecil ataupun hadas besar sebagai penganti wudhu tanpa menggunakan air sebab keadaan mendesak.


14. Air apa yang tidak bisa dipakai wudhu?

Jawaban:
Ada jenis air yang dzatnya suci tetapi tidak bisa dipakai untuk bersuci, baik untuk bersuci dari hadas maupun dari najis. Ada dua macam air yang suci namun tidak bisa digunakan untuk bersuci, yakni air musta'mal dan air mutaghayar.


15. Berapa ukuran bak mandi 2 kulah?

Jawaban: 
Ukuran keduanya (dua kulah) bila ditempatkan pada sebuah wadah persegi empat adalah wadah dengan panjang, lebar, dan kedalaman dengan 1,25 hasta standar (atau setara dengan 91,8 cm).” (Lihat KH Afifuddin Muhajir, Fahtul Mujibil Qarib, [Situbondo, Al-Maktabah Al-As'adiyyah: 2014 M/1434 H], halaman 10).


16. Apakah boleh wudhu Kanan kiri Kanan kiri?

Jawaban: 
Rasulullah dalam setiap aktivitasnya yang mengandung dan menunjukkan kemuliaan selalu mendahulukan yang kanan. Rasululah mengajarkan untuk berwudhu ketika membasuh tangannya mendahulukan yang kanan baru kemudian yang kiri.