Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

15 Soal (Uraian) Beriman Kepada Qada dan Qadar + Jawaban

Contoh Soal (Esai) Tentang Beriman Kepada Qada dan Qadar

1. Bagaimana ciri ciri orang yang tidak beriman kepada qada dan qadar dalam memperoleh keberhasilan?

Jawaban:
tidak mau berusaha, tidak mau berikhtiar, menyerah dalam keadaan.


2. Mengapa jika beriman kepada qada dan qadar mendapatkan ketenangan jiwa?

Jawaban:
Orang yang beriman kepada qadha dan qadar senangtiasa mengalami ketenangan jiwa dalam hidupnya, sebab ia selalu merasa senang dengan apa yang ditentukan Allah kepadanya. Jika beruntung atau berhasil, ia bersyukur. Jika terkena musibah atau gagal, ia bersabar dan berusaha lagi.


3. Bagaimana bentuk iman kepada qada Allah?

Jawaban:
Percaya dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT memiliki kehendak, ketetapan, keputusan atas semua makhluk-Nya merupakan wujud dari beriman kepada qada dan qadar.


4. Mengapa qada dan qadar berbeda?

Jawaban:
Qadha adalah ketetapan Allah SWT sejak sebelum penciptaan alam semesta (zaman azali). Penetapan qadha sesuai kehendak Allah SWT, tentang berbagai hal yang berhubungan dengan makhlukNya. Sedangkan qadar adalah perwujudan ketetapan Allah SWT (qadha) yang sering disebut takdir.


5. Apa bedanya nasib dan takdir?

Jawaban:
Nasib dan takdir adalah dua ketetapan yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Tetapi, keduanya berbeda, jika takdir lebih kepada ukurannya, sedangkan nasib adalah hasilnya. Dalam artian takdir tidak terlihat, sedangkan nasib adalah hasil yang terlihat.


6. Apakah doa itu bisa menolak qadha?

Jawaban:
“Tiada yang bisa menolak takdir Allah, kecuali doa.” (HR. Tirmidzi, Hakim, Ahmad, dan Ibnu Majah).


7. Bagaimana sikap orang yang beriman kepada qadha dan qadar dalam menghadapi takdir yang buruk?

Jawaban:
Jadi, sikap orang yang beriman kepada Qadha dan Qadhar Allah SWT jika tidak sesuai dengan keinginan adalah menerima dan memperbaiki kekurangannya.


8. Apa ciri ciri qada dan qadar?

Jawaban:
ciri-ciri perilaku yang beriman kepada Qada dan Qadar sebagai berikut. 
1. sabar dan menerima segala ujian dari Allah SWT. yang pahit maupun yang manis. 
2. tidak putus asa dan Selalu bersyukur


9. Apa saja fungsi iman kepada qada dan qadar?

Jawaban:
Seseorang yang beriman kepada qada dan qadar akan terlatih kesabarannya. Sebab, jika apa yang diinginkan belum tercapai, maka ia akan terus sabar, tabah, dan tidak putus asa berusaha serta senantiasa berdoa untuk mencapai hal tersebut agar diberikan izin oleh Allah


10. Mengapa antara qada dan qadar tidak bisa dipisahkan?

Jawaban:
Hubungan antara qada dan qadar merupakan hubungan yang tidak dapat dipisahkan dan merupakan satu kesatuan karena qada diibaratkan rencana, sedangkan qadar sebagai perwujudan atau kenyataan yang terjadi. Allah Swt. dalam melakukan qadar-Nya sesuai dengan kehendak-Nya.


11. Mengapa jika beriman kepada qada dan qadar mendapatkan ketenangan jiwa?

Jawaban:
Orang yang beriman kepada Qada dan Qadar senantiasa mengalami ketenangan jiwa dalam hidupnya, sebab ia selalu merasa senang dengan apa yang ditentukan Allah kepadanya.


12. Kapan terjadinya qada dan qadar?

Jawaban:
Qada dan qadar adalah dua hal yang menjadi ketetapan Allah SWT sejak zaman azali atau sebelum penciptaan alam semesta.


13. Apa yang dimaksud dengan konsep "qada" dan "qadar" dalam Islam?

Jawaban: 
Qada adalah ketetapan Allah SWT yang sudah pasti terjadi, sedangkan qadar adalah pengetahuan Allah tentang segala sesuatu sejak awal.


14. Mengapa penting bagi seorang Muslim untuk beriman kepada qada dan qadar?

Jawaban: 
Beriman kepada qada dan qadar menunjukkan kepatuhan kepada kehendak Allah, serta membantu menguatkan iman dan kesabaran dalam menghadapi cobaan hidup.


15. Bagaimana konsep qada dan qadar berkaitan dengan kebebasan manusia?

Jawaban: 
Meskipun Allah SWT mengetahui segala sesuatu yang akan terjadi, manusia tetap memiliki kebebasan untuk memilih dan bertanggung jawab atas tindakan mereka.