Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

13 Soal (Pilihan Ganda) Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus dan Jawaban

Contoh Soal Pilgan Tentang Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus


1. Klasifikasi penyandang tunagrahita yang menitikberatkan pada kebutuhannya, seperti:
(1) Bantuan itu dibutuhkan secara berkala atau tidak selalu membutuhkan bantuan,
(2) Sering membutuhkan bantuan,
(3) Yang membutuhkan bantuan dalam jangka lama dan bantuanya serius; dan
(4) Kebutuhan bantuan sepanjang waktu. Klasifikasi tersebut dikelompokkan …..
A. Oleh AAMR 1992
B. Sesuai dengan PP 72 Tahun 1991
C. Berdasarkan kelainan jasmani yang disebut tipe klinis
D. Oleh American Asociation on Mental Deficiency

Jawaban:
A. Oleh AAMR 1992


2. Tunagrahita pada diri seseorang bisa disebabkan oleh adanya penyakit Rubbela (campak Jerman) pada janin. Selain itu adanya infeksi penyakit Syphilis. Faktor penyebab seperti ini diakibatkan oleh ....
A. Genetik dan kromosom
B. Pada pra Kelahiran
C. Pada saat Kelahiran
D. Selama masa perkembangan anak-anak

Jawaban:
B. Pada pra Kelahiran


3. Seseorang mengalami kesulitan dalam pembentukan bunyi-bunyi, suku kata, maupun kata-kata, sehingga ucapannya sulit dipahami. Penderita seperti ini tergolong dalam gangguan
A. Artikulasi
B. Suara
C. Kelancaran
D. Kehilangan pendengaran

Jawaban:
A. Artikulasi


4. Salah satu dampak tunarungu bagi anak adalah munculnya sifat membeo, yaitu anak meniru suara-suara yang dibuat orang lain, dan suara-suara yang ditiru tersebut masih belum mempunyai arti. Fase yang dimaksud adalah …
A. Fase reflexive vocalization
B. Fase babling/vocal play
C. Fase lalling
D. Fase echolalic

Jawaban:
D. Fase echolalic


5. Berikut ini merupakan hal yang penting untuk diketahui berkaitan dengan saat terjadinya ketunarunguan pada seseorang, yaitu .........
A. Mengoptimalkan fungsi sisa pendengarannya
B. Mempertimbangkan alat bantu dengar yang sesuai dengan anak
C. Pemerolehan bahasa anak
D. Memberikan bimbingan dalam menggunakan bahasa tubuh

Jawaban:
C. Pemerolehan bahasa anak


6. Berikut merupakan strategi yang paling efektif diterapkan pada kelompok murid yang memiliki kemampuan heterogen, adalah …..
A. Pengajaran yang diindividualisasikan
B. Modifikasi tingkah laku
C. Kooperatif
D. Belajar kelompok

Jawaban:
C. Kooperatif


7. Anak tunadaksa yang dapat mengikuti pelajaran sama dengan anak normal, adalah …..
A. Yang mengalami kelainan pada sistem otot dan rangka
B. Yang mengalami kelainan persepsi
C. Anak cerebral palsy yang kelainannya berat
D. Anak yang mengalami gangguan pada simbolisasi

Jawaban:
A. Yang mengalami kelainan pada sistem otot dan rangka


8. Umumnya masyarakat mengganggap anak berkelainan jenis ini tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu dan dianggap sebagai beban masyarakat serta lingkungannya. Maksud dari pernyataan di atas adalah anak yang memiliki kebutuhan khusus dalam ….
A. Keleluasaan gerak dan memposisikan diri
B. Komunikasi
C. Keterampilan memelihara diri
D. Psikososial

Jawaban:
D. Psikososial


9. Salah, satu isi dari KTSP dalam bentuk pendidikan segregasi (terpisah) untuk kurikulum anak tunarungu, adalah pengembangan kemampuan dasar, pengembangan bahasa, daya pikir, daya cipta, keterampilan dan pendidikan jasmani, merupakan materi dari kurikulum tingkat ……
A. TKLB (Taman Kanak-kanak Luar Biasa)
B. SDLB (Sekolah Dasar Luar Biasa)
C. SLTPLB (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Luar Biasa)
D. SMLB (Sekolah Menengah Luar Biasa)

Jawaban:
A. TKLB (Taman Kanak-kanak Luar Biasa)


10. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan terjadinya tunagrahita pada seorang anak, salah satunya adalah ….
A. Selama kehamilan, si ibu harus rajin beribadah kepada Tuhan YME
B. Tidak ada rasa dendam kepada orang lain
C. Setelah anak lahir, si ibu dilarang melakukan hubungan sex bebas
D. Sanitasi lingkungan

Jawaban:
D. Sanitasi lingkungan


11. Dari segi akademik, anak penyandang tunagrahita lebih menyukai terhadap mata pelajaran …
A. Matematika
B. Kesenian dan olah raga
C. Agama
D. IPA

Jawaban:
B. Kesenian dan olah raga


12. Tujuan pendidikan anak tunagrahita dikemukakan oleh Suhaeri HN (1980) terbagi atas tiga bagian, yaitu tujuan pendidikan anak tunagrahita ringan tujuan pendidikan anak tunagrahita sedang , dan tujuan pendidikan anak tunagrahita berat. Salah satu tujuan pendidikan anak tunagrahita seperti berikut ini adalah agar anak tunagrahita dapat ….
A. Bergaul di masyarakat
B. Mengurus diri secara sederhana
C. Mengerjakan sesuatu secara rutin dan sederhana
D. Melakukan kesibukan yang bermanfaat

Jawaban:
C. Mengerjakan sesuatu secara rutin dan sederhana


13. Kesulitan belajar pada gangguan jenis ini dialami anak terutama dalam pemahaman atau dalam penggunaan bahasa, lisan atau tulisan, dimana (gangguannya) dimanifestasikan dalam ketidak sempurnaan dalam mendengarkan, memikirkan, mengucapkan,membacakan, menuliskan, mengeja atau perhitungan matematis. Kesulitan belajar yang dimaksud adalah …
A. Perceptual disabilities dan brain injury
B. Specific learning disabilitiy
C. Learning problem
D. Brain damage

Jawaban:
B. Specific learning disabilitiy