Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

20 Soal (Pilihan Ganda) Program Pemantauan Status Gizi Balita dan Jawaban

Contoh Soal Pilgan Tentang Program Pemantauan Status Gizi Balita

1. Siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan Program Pemantauan Status Gizi Balita?
A. Dinas Kesehatan
B. Dokter keluarga
C. Bidan desa
D. Semua jawaban benar

Jawaban: 
D. Semua jawaban benar


2. Kapan sebaiknya balita dilakukan pemeriksaan status gizi?
A. Setiap 6 bulan sekali
B. Setiap 1 tahun sekali
C. Setiap 2 tahun sekali
D. Setiap 5 tahun sekali

Jawaban: 
A. Setiap 6 bulan sekali


3. Apa yang harus dilakukan jika hasil pemeriksaan status gizi balita menunjukkan ada masalah gizi?
A. Tidak perlu dilakukan tindakan apapun
B. Memberikan makanan yang berlemak
C. Memberikan makanan yang bergizi seimbang dan dilakukan pemantauan secara teratur
D. Memberikan obat-obatan

Jawaban: 
C. Memberikan makanan yang bergizi seimbang dan dilakukan pemantauan secara teratur


4. Apa yang menjadi dampak buruk jika balita menderita masalah gizi?
A. Menjadi lebih cerdas
B. Menjadi lebih kuat
C. Menjadi lebih sehat
D. Menjadi lebih rentan terhadap penyakit

Jawaban: 
D. Menjadi lebih rentan terhadap penyakit


5. Apa yang dimaksud dengan anemia pada balita?
A. Kekurangan zat besi dalam darah
B. Kekurangan gula dalam darah
C. Kekurangan oksigen dalam darah
D. Kekurangan lemak dalam darah

Jawaban: 
A. Kekurangan zat besi dalam darah


6. Apa yang menjadi penyebab utama dari anemia pada balita?
A. Kurang gizi
B. Kelebihan gizi
C. Kurang olahraga
D. Kurang istirahat

Jawaban: 
A. Kurang gizi


7. Apa yang menjadi akibat dari anemia pada balita?
A. Mudah merasa kenyang
B. Sulit berkonsentrasi
C. Mudah merasa lapar
D. Sulit tidur

Jawaban: 
B. Sulit berkonsentrasi


8. Apa yang menjadi langkah pencegahan dari anemia pada balita?
A. Memberikan makanan yang berlemak
B. Memberikan obat-obatan
C. Memberikan makanan yang mengandung zat besi dan dilakukan pemantauan secara teratur
D. Memberikan makanan berprotein tinggi

Jawaban: 
C. Memberikan makanan yang mengandung zat besi dan dilakukan pemantauan secara teratur


9. Apa yang harus dilakukan jika balita dinyatakan menderita anemia?
A. Tidak perlu dilakukan tindakan apapun
B. Memberikan makanan yang berlemak
C. Memberikan obat-obatan
D. Memberikan makanan yang mengandung zat besi dan dilakukan pemantauan secara teratur

Jawaban: 
D. Memberikan makanan yang mengandung zat besi dan dilakukan pemantauan secara teratur


10. Apa yang menjadi konsekuensi jika Program Pemantauan Status Gizi Balita tidak dilaksanakan dengan baik?
A. Balita menjadi lebih cerdas
B. Balita menjadi lebih kuat
C. Balita menjadi lebih sehat
D. Balita menjadi rentan terhadap masalah kesehatan

Jawaban: 
D. Balita menjadi rentan terhadap masalah kesehatan


11. Apa yang menjadi keuntungan dari Program Pemantauan Status Gizi Balita yang dilaksanakan dengan baik?
A. Balita menjadi lebih pintar
B. Balita menjadi lebih kuat
C. Balita menjadi lebih sehat
D. Balita memiliki status gizi yang baik dan terhindar dari masalah kesehatan

Jawaban: 
D. Balita memiliki status gizi yang baik dan terhindar dari masalah kesehatan


12. Apa yang menjadi tujuan dari Program Pemantauan Status Gizi Balita?
A. Meningkatkan status gizi pada anak usia dewasa
B. Meningkatkan status gizi pada balita
C. Meningkatkan status gizi pada lansia
D. Meningkatkan status gizi pada remaja

Jawaban: 
B. Meningkatkan status gizi pada balita


13. Apa yang harus dilakukan jika ditemukan balita yang memiliki status gizi buruk?
A. Tidak perlu dilakukan tindakan apapun
B. Memberikan makanan yang berlemak
C. Memberikan makanan yang mengandung nutrisi yang cukup dan dilakukan pemantauan secara teratur
D. Memberikan obat-obatan

Jawaban: 
C. Memberikan makanan yang mengandung nutrisi yang cukup dan dilakukan pemantauan secara teratur


14. Apa yang harus dilakukan jika ditemukan balita yang memiliki status gizi baik?
A. Tidak perlu dilakukan tindakan apapun
B. Memberikan makanan yang berlemak
C. Memberikan obat-obatan
D. Dilakukan pemantauan status gizi secara teratur

Jawaban: 
D. Dilakukan pemantauan status gizi secara teratur


15. Apa yang menjadi akibat jika balita mengalami obesitas?
A. Rentan terhadap penyakit jantung dan diabetes
B. Menjadi lebih kuat
C. Menjadi lebih pintar
D. Tidak ada akibat yang berbahaya

Jawaban: 
A. Rentan terhadap penyakit jantung dan diabetes


16. Apa yang menjadi penyebab dari obesitas pada balita?
A. Kelebihan makan dan kurang bergerak
B. Kurang makan dan terlalu banyak bergerak
C. Kurang olahraga
D. Kurang istirahat

Jawaban: 
A. Kelebihan makan dan kurang bergerak


17. Apa yang menjadi langkah pencegahan dari obesitas pada balita?
A. Memberikan makanan yang berlemak
B. Memberikan obat-obatan
C. Memberikan makanan yang sehat dan bergizi serta melakukan aktivitas fisik secara teratur
D. Memberikan makanan berprotein tinggi

Jawaban: 
C. Memberikan makanan yang sehat dan bergizi serta melakukan aktivitas fisik secara teratur


18. Apa yang harus dilakukan jika balita dinyatakan mengalami obesitas?
A. Tidak perlu dilakukan tindakan apapun
B. Memberikan makanan yang berlemak
C. Memberikan obat-obatan
D. Memberikan makanan sehat dan bergizi serta melakukan aktivitas fisik secara teratur

Jawaban: 
D. Memberikan makanan sehat dan bergizi serta melakukan aktivitas fisik secara teratur


19. Apa yang menjadi manfaat dari Program Pemantauan Status Gizi Balita?
A. Meningkatkan kualitas hidup balita
B. Meningkatkan kualitas hidup orang dewasa
C. Meningkatkan kualitas hidup lansia
D. Meningkatkan kualitas hidup remaja

Jawaban: 
A. Meningkatkan kualitas hidup balita


20. Apa yang menjadi tantangan dalam melaksanakan Program Pemantauan Status Gizi Balita?
A. Kurangnya sumber daya manusia
B. Kurangnya dana yang dialokasikan
C. Kurangnya pengawasan dan pemantauan dari pihak terkait
D. Semua jawaban di atas benar

Jawaban: 
D. Semua jawaban di atas benar