Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

17 Soal (Pilihan Ganda) Manajemen Industri Jasa Pangan dan Jawaban

Contoh Soal Pilgan Tentang Manajemen Industri Jasa Pangan

1. Kegiatan yang termasuk dalam manajemen operasional industri jasa pangan adalah:
A. Pengembangan resep makanan baru
B. Penilaian nutrisi dalam makanan
C. Pengelolaan persediaan bahan baku
D. Pelatihan karyawan mengenai kesehatan makanan

Jawaban: 
C. Pengelolaan persediaan bahan baku


2. Konsep "just-in-time" dalam manajemen industri jasa pangan berfokus pada:
A. Menghasilkan produk makanan dengan waktu yang cepat
B. Memaksimalkan efisiensi produksi dengan mengurangi persediaan
C. Menjaga kualitas produk dengan penggunaan bahan segar
D. Mengoptimalkan pengiriman produk tepat waktu kepada pelanggan

Jawaban: 
B. Memaksimalkan efisiensi produksi dengan mengurangi persediaan


3. Manajemen kualitas total (Total Quality Management/TQM) dalam industri jasa pangan mencakup:
A. Mengurangi biaya produksi dan overhead perusahaan
B. Meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi sanitasi pangan
C. Mempertahankan hubungan baik dengan pemasok bahan baku
D. Melibatkan seluruh karyawan dalam upaya meningkatkan kualitas produk

Jawaban: 
D. Melibatkan seluruh karyawan dalam upaya meningkatkan kualitas produk


4. Faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam industri jasa pangan adalah:
A. Harga, kualitas, dan promosi produk
B. Persediaan bahan baku dan efisiensi operasional
C. Lokasi pabrik pangan dan fasilitas produksi
D. Rasa makanan dan kemasan produk

Jawaban: 
A. Harga, kualitas, dan promosi produk


5. Perencanaan strategis dalam manajemen industri jasa pangan melibatkan:
A. Penentuan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
B. Pengembangan resep makanan baru
C. Penentuan tujuan jangka panjang dan pengambilan keputusan strategis
D. Evaluasi performa karyawan dalam produksi makanan

Jawaban: 
C. Penentuan tujuan jangka panjang dan pengambilan keputusan strategis


6. Kegiatan pengendalian kualitas dalam manajemen industri jasa pangan bertujuan untuk:
A. Meningkatkan efisiensi produksi makanan
B. Meminimalkan biaya pengiriman produk
C. Memastikan kesesuaian produk dengan standar kualitas yang ditetapkan
D. Mengoptimalkan promosi dan pemasaran produk

Jawaban: 
C. Memastikan kesesuaian produk dengan standar kualitas yang ditetapkan


7. Rantai pasokan (supply chain) dalam industri jasa pangan mencakup:
A. Pengolahan dan produksi makanan
B. Distribusi dan pengiriman produk
C. Penelitian dan pengembangan produk
D. Promosi dan pemasaran produk

Jawaban: 
B. Distribusi dan pengiriman produk


8. Prinsip dasar dalam manajemen gizi dalam industri jasa pangan adalah:
A. Menjaga ketersediaan pangan yang cukup bagi semua orang
B. Mengurangi biaya produksi makanan tanpa mengorbankan nutrisi
C. Menyediakan makanan yang lezat dan menarik bagi konsumen
D. Memastikan kualitas nutrisi dan keselamatan pangan dalam setiap sajian

Jawaban: 
D. Memastikan kualitas nutrisi dan keselamatan pangan dalam setiap sajian


9. Analisis SWOT dalam manajemen industri jasa pangan digunakan untuk:
A. Mengidentifikasi kebutuhan gizi konsumen
B. Menentukan strategi pemasaran produk
C. Mengevaluasi kualitas nutrisi dalam makanan
D. Menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan

Jawaban: 
D. Menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan


10. Prinsip keberlanjutan dalam manajemen industri jasa pangan mencakup:
A. Penggunaan sumber daya alam yang terbarukan
B. Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan
C. Mempertahankan kualitas nutrisi dalam makanan
D. Memaksimalkan pendapatan perusahaan

Jawaban: 
A. Penggunaan sumber daya alam yang terbarukan


11. Strategi segmentasi pasar dalam manajemen industri jasa pangan bertujuan untuk:
A. Menjangkau target pasar yang lebih luas
B. Menentukan harga jual produk
C. Memperkuat hubungan dengan pemasok bahan baku
D. Menyediakan menu makanan yang sehat

Jawaban: 
A. Menjangkau target pasar yang lebih luas


12. Inovasi produk dalam manajemen industri jasa pangan melibatkan:
A. Penggunaan teknologi informasi dalam operasional perusahaan
B. Pengembangan produk makanan yang baru dan unik
C. Evaluasi performa karyawan dalam produksi makanan
D. Pengendalian biaya produksi dan overhead perusahaan

Jawaban: 
B. Pengembangan produk makanan yang baru dan unik


13. Kegiatan promosi dalam manajemen industri jasa pangan mencakup:
A. Pengadaan bahan baku dari pemasok yang terpercaya
B. Penentuan harga jual produk
C. Pelatihan karyawan mengenai keamanan pangan
D. Pemasaran melalui iklan, media sosial, dan promosi penjualan

Jawaban: 
D. Pemasaran melalui iklan, media sosial, dan promosi penjualan


14. Manajemen risiko dalam industri jasa pangan bertujuan untuk:
A. Mengurangi risiko keuangan perusahaan
B. Menghilangkan semua risiko yang ada
C. Mengidentifikasi dan mengurangi risiko potensial
D. Mengalihkan risiko kepada pihak ketiga

Jawaban: 
C. Mengidentifikasi dan mengurangi risiko potensial


15. Penggunaan teknologi dalam manajemen industri jasa pangan dapat membantu dalam:
A. Mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja
B. Meningkatkan efisiensi komunikasi internal perusahaan
C. Mempercepat waktu produksi makanan
D. Memastikan ketersediaan pangan yang memadai

Jawaban: 
B. Meningkatkan efisiensi komunikasi internal perusahaan


16. Prinsip etika dalam manajemen industri jasa pangan melibatkan:
A. Menjaga integritas dan kejujuran dalam operasional perusahaan
B. Mengurangi biaya produksi dan overhead perusahaan
C. Meningkatkan efisiensi komunikasi internal perusahaan
D. Mempercepat waktu produksi makanan

Jawaban: 
A. Menjaga integritas dan kejujuran dalam operasional perusahaan


17. Metode evaluasi kinerja dalam manajemen industri jasa pangan digunakan untuk:
A. Menghitung biaya produksi makanan
B. Menilai kualitas nutrisi dalam makanan
C. Mengukur efektivitas strategi pemasaran
D. Mengevaluasi performa karyawan dalam produksi makanan

Jawaban: 
D. Mengevaluasi performa karyawan dalam produksi makanan